Senkom Karanganyar Gelar Latgab 2026, Perkuat Kesiapan Relawan

Senkom Mitra Polri Kabupaten Karanganyar menggelar Latihan Gabungan (Latgab) 2026 di Gedung Serbaguna Budi Luhur Mulia, Karangpandan, Minggu (30/8/2026).

KARANGANYAR — Senkom Mitra Polri Kabupaten Karanganyar menggelar Latihan Gabungan (Latgab) 2026 pada Minggu (30/8/2026) untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, koordinasi, dan kesiapsiagaan anggota dalam menghadapi situasi kebencanaan.

Kegiatan berlangsung mulai pukul 07.00 WIB hingga selesai di Gedung Serbaguna Budi Luhur Mulia, Ngeplak, Karangpandan, Karanganyar. Latihan melibatkan sejumlah bidang di jajaran Senkom Mitra Polri Kabupaten Karanganyar, yakni Pertolongan, SAR dan Kebencanaan (PBSAR), PHMAL, GAKTIB, serta Telematika.

Kegiatan tersebut diarahkan untuk meningkatkan kemampuan anggota agar dapat bekerja secara terkoordinasi ketika menghadapi kondisi darurat.


Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Karanganyar, Sugiharjo, S.IP., M.M., mengapresiasi kegiatan yang digelar Senkom untuk meningkatkan kapasitas relawan.

“Dengan kegiatan gabungan ini, kita meningkatkan kemampuan dalam upaya kegiatan kemanusiaan,” ujar Sugiharjo.

Menurut Sugiharjo, peningkatan kompetensi relawan merupakan bagian penting dalam kesiapsiagaan menghadapi kebencanaan. Ia juga menyatakan BPBD terbuka memberikan dukungan kepada pihak-pihak yang berupaya meningkatkan kemampuan dan kapasitas di bidang kebencanaan.

“Kami siap support siapapun yang melakukan peningkatan kemampuan dan kompetensinya,” katanya.

Sugiharjo juga mengingatkan agar proses belajar dan peningkatan kemampuan tidak berhenti setelah kegiatan latihan selesai.

“Teruslah bergerak, terus berdampak untuk kemanusiaan. Terus semangat membantu,” pesannya.


Ketua Senkom Mitra Polri Kabupaten Karanganyar, H. Joko Sutrisno, S.H., M.M., mengatakan jumlah anggota perlu diimbangi dengan kesiapan dan kompetensi.

Joko menyebut Senkom Karanganyar saat ini memiliki sekitar 1.235 personel yang tersebar di berbagai wilayah.

“Senkom Mitra Polri di Kabupaten Karanganyar yang jumlahnya 1.235 ini tersebar di seluruh wilayah. Sehingga pergerakan kami akan sangat cepat manakala ada sesuatu yang dibutuhkan,” ungkap Joko.

Ia mengatakan latihan diperlukan untuk mengetahui kekurangan sekaligus meningkatkan kemampuan anggota.

“Kami yakin banyak kekurangan, namun kami ingin terus menjadi orang hebat dengan bisa membantu kemanusiaan, khususnya di Kabupaten Karanganyar dan umumnya di jagat raya ini,” tuturnya.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa peningkatan kapasitas menjadi salah satu perhatian dalam pelaksanaan Latgab 2026.


Ketua Bidang Penanggulangan Bencana Senkom SAR Karanganyar sekaligus Ketua Panitia Latgab, Sutaryo, mengatakan kegiatan tersebut ditujukan untuk meningkatkan pengetahuan, kemampuan, keterampilan, dan kesiapsiagaan anggota dalam menghadapi berbagai situasi kebencanaan.

“Latihan gabungan ini kami harapkan menjadi ruang untuk meningkatkan kemampuan anggota, sehingga ketika menghadapi situasi kebencanaan mereka tidak hanya sigap, tetapi juga memahami bagaimana bekerja secara terukur dan bertanggung jawab,” kata Sutaryo.

Ia menambahkan, anggota Senkom yang tersebar di 17 kecamatan diharapkan memiliki kemampuan dasar yang semakin baik dalam penanggulangan bencana dan Search and Rescue (SAR).

Selain kemampuan teknis, menurut Sutaryo, latihan juga diarahkan untuk membangun kekompakan antaranggota. Kemampuan bekerja dalam tim, pembagian tugas, komunikasi, serta pengambilan keputusan sesuai kondisi lapangan menjadi bagian yang perlu diperhatikan relawan.

“Harapannya, seluruh anggota dapat menjadi relawan yang tangguh, terampil, sigap, mampu bekerja sama, dan bertanggung jawab dalam memberikan pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.

Latihan Gabungan Senkom Mitra Polri Kabupaten Karanganyar 2026 di Karangpandan.


Latgab 2026 mempertemukan sejumlah bidang dengan fungsi yang berbeda. PBSAR berkaitan dengan pertolongan, SAR, dan kebencanaan, sedangkan PHMAL, GAKTIB, dan Telematika menjadi unsur pendukung sesuai tugas masing-masing.

Keterlibatan berbagai bidang menunjukkan pentingnya koordinasi dalam pelaksanaan kegiatan kerelawanan, terutama ketika menghadapi kondisi yang membutuhkan kerja tim.

Bagi relawan, kemampuan teknis perlu disertai komunikasi, koordinasi, serta pemahaman terhadap pembagian tugas. Hal tersebut menjadi bagian dari kesiapan yang dibangun melalui latihan.


Kegiatan latihan menjadi sarana bagi anggota untuk meningkatkan kemampuan sebelum menghadapi kondisi di lapangan. Dalam konteks kebencanaan, kesiapan personel tidak hanya berkaitan dengan kecepatan bergerak, tetapi juga kemampuan menjalankan tugas secara terukur dan bertanggung jawab.

Melalui Latgab 2026, Senkom Mitra Polri Kabupaten Karanganyar menempatkan peningkatan kompetensi dan kesiapsiagaan anggota sebagai bagian dari kegiatan organisasi di bidang kemanusiaan dan kebencanaan.(Ghoni/Ac)

0/Post a Comment/Comments

Ads1
Ads2