Makassar, — Pengurus Harian Senkom Mitra Polri Provinsi Sulawesi Selatan, Drs. H. Haroen Pudu Mas'ud dan Ir. H. Rachmad Fachruddin, menghadiri Kegiatan Koordinasi Pengembangan Program Pemberdayaan Kelompok Masyarakat Anti Narkoba yang diselenggarakan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Selatan, Rabu (22/7/2026), di Ruang Rapat Eksekutif Lantai 2 Kantor BNNP Sulsel, Makassar.
Kegiatan tersebut menjadi forum koordinasi yang mempertemukan pemerintah dan berbagai organisasi kemasyarakatan guna memperkuat kolaborasi dalam Program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Melalui sinergi lintas sektor, peserta diharapkan mampu mengembangkan program pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan untuk meningkatkan ketahanan sosial terhadap ancaman narkotika.
Kepala BNNP Sulawesi Selatan, Brigjen Pol. Drs. Agung Prabowo, membuka kegiatan sekaligus memaparkan Data, Informasi, dan Peta Ancaman Narkoba Wilayah Sulawesi Selatan. Paparan tersebut memberikan gambaran mengenai kondisi penyalahgunaan narkotika di daerah sekaligus pentingnya keterlibatan masyarakat dalam upaya pencegahan sejak dini.
Selanjutnya, Kepala Badan Kesbangpol Kota Makassar, Dr. Ir. H. Fathur Rahim, S.T., M.T., IAI, menyampaikan materi mengenai Strategi dan Model Pengelolaan Potensi serta Sumber Daya Lokal Wilayah. Ia menjelaskan bahwa potensi lokal dapat menjadi modal utama dalam membangun ketahanan masyarakat menghadapi ancaman penyalahgunyyaan narkoba melalui kolaborasi antara pemerintah, organisasi masyarakat, dan warga.
Materi berikutnya disampaikan oleh Penyuluh Narkoba Ahli Madya BNNP Sulsel, Rosnifai, S.KM., M.Kes, yang mengulas Konsep Program Masyarakat Tematik dan Ikonik. Model tersebut menitikberatkan pada pemberdayaan masyarakat berbasis karakteristik wilayah sehingga program pencegahan narkoba dapat berjalan secara berkelanjutan.
Kegiatan diakhiri dengan diskusi interaktif, pembacaan komitmen bersama, pengisian Matriks Rencana Tindak Lanjut (RTL), serta penandatanganan komitmen bersama yang dipandu Koordinator Pemberdayaan Masyarakat BNNP Sulsel, Murni Indrayani, S.E., M.M.
Kehadiran Pengurus Harian Senkom Mitra Polri Sulawesi Selatan menjadi wujud dukungan organisasi terhadap penguatan gerakan masyarakat anti narkoba. Dengan jaringan anggota yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan, Senkom siap berperan dalam edukasi, sosialisasi, deteksi dini, serta pemberdayaan masyarakat sebagai bagian dari implementasi Program P4GN.
Kolaborasi antara BNNP Sulawesi Selatan dan Senkom Mitra Polri dinilai penting karena upaya pemberantasan narkotika tidak hanya mengandalkan penegakan hukum, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat. Pendekatan berbasis komunitas dinilai mampu memperkuat ketahanan sosial sekaligus melindungi generasi muda dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
Sinergi yang terus dibangun diharapkan melahirkan program-program konkret yang menjangkau masyarakat hingga tingkat daerah, sejalan dengan upaya mewujudkan Indonesia Bersinar (Bersih Narkoba) melalui kolaborasi pemerintah dan elemen masyarakat.
Penguatan jejaring organisasi kemasyarakatan menjadi salah satu strategi penting dalam pelaksanaan Program P4GN. Kehadiran Senkom Mitra Polri Sulawesi Selatan memperluas jangkauan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat melalui jaringan relawan yang telah terbentuk di berbagai daerah.
Kolaborasi ini memperlihatkan bahwa pencegahan narkoba memerlukan pendekatan terpadu antara pemerintah, aparat, dan masyarakat agar mampu menciptakan lingkungan yang lebih tangguh terhadap ancaman narkotika.(Mus/Ac)


Post a Comment