
Personel Senkom Mitra Polri Kota Surakarta mengikuti Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 di Balai Kota Surakarta, Senin (1/6/2026).
SURAKARTA – Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di Balai Kota Surakarta menjadi lebih dari sekadar agenda seremonial tahunan. Di tengah meningkatnya tantangan disrupsi digital, arus informasi tanpa batas, dan dinamika global yang terus berubah, momentum 1 Juni dimaknai sebagai penguatan komitmen kebangsaan untuk menjaga persatuan Indonesia.
Ratusan peserta dari berbagai unsur mengikuti upacara yang digelar pada Senin (1/6/2026). Mulai dari jajaran TNI, Polri, Aparatur Sipil Negara (ASN), pelajar, hingga organisasi kemasyarakatan hadir dalam satu barisan kebangsaan yang sama. Di antara peserta tersebut, satu Satuan Setingkat Peleton (SST) yang terdiri dari 31 personel Senkom Mitra Polri Kota Surakarta turut ambil bagian sebagai bentuk kontribusi nyata masyarakat sipil dalam memperkuat ketahanan nasional.
Upacara berlangsung khidmat dengan menghadirkan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Surakarta, termasuk Wali Kota Surakarta Respati Achmad Ardianto, Wakil Wali Kota Astrid Widayani, Danrem 074/Warastratama Kolonel Inf Muhammad Arry Yudistira, serta Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo.
Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Dandim 0735/Surakarta Letkol Inf Arief Handoko Usman membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia dengan tema nasional “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia.”
Dalam amanat tersebut ditegaskan bahwa Pancasila tetap menjadi fondasi utama bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.
"Pancasila adalah bintang penuntun bangsa. Di tengah ketidakpastian global dan berbagai potensi keretakan sosial, Indonesia tetap berdiri kokoh karena memiliki fondasi nilai yang mampu mengikat keberagaman menjadi satu identitas," ujar Letkol Inf Arief Handoko Usman saat membacakan amanat BPIP.
Pesan tersebut dinilai relevan dengan kondisi saat ini ketika perkembangan teknologi informasi menghadirkan peluang sekaligus tantangan. Penyebaran hoaks, polarisasi sosial, hingga menurunnya budaya gotong royong menjadi isu yang memerlukan penguatan nilai-nilai kebangsaan sebagai solusi jangka panjang.
Selain menyoroti pentingnya persatuan, amanat BPIP juga mengingatkan bahwa kekuatan bangsa tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi dan kemajuan teknologi, tetapi juga dari kualitas kemanusiaan, toleransi, musyawarah, dan keadilan sosial yang dirasakan masyarakat.
"Jangan biarkan Pancasila hanya menjadi tulisan mati di buku atau ornamen pajangan di dinding. Nilai-nilainya harus hidup, bernapas, dan mewujud dalam setiap kebijakan serta perilaku kita sehari-hari," lanjutnya.
Bagi Senkom Mitra Polri Kota Surakarta, pesan tersebut memiliki relevansi langsung dengan tugas dan pengabdian organisasi yang bergerak di bidang komunikasi, keamanan, serta kebencanaan.
Ketua Senkom Mitra Polri Kota Surakarta, Yusuf Erwansyah, mengatakan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila harus menjadi momentum memperkuat aksi nyata di tengah masyarakat.
"Pancasila adalah perekat yang menyatukan seluruh elemen. Sebagai bagian dari masyarakat, Senkom berkomitmen menjaga stabilitas itu. Kami ingin memastikan nilai-nilai tersebut teraplikasikan melalui aksi nyata di bidang keamanan, ketertiban, dan kemanusiaan," ujar Yusuf Erwansyah usai upacara.
Keterlibatan Senkom dalam kegiatan kenegaraan tersebut sekaligus memperlihatkan semakin pentingnya kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan, dan elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas daerah. Surakarta sebagai salah satu kota budaya di Indonesia memiliki karakter masyarakat yang majemuk sehingga nilai persatuan menjadi modal sosial yang harus terus dirawat.
Momentum Hari Lahir Pancasila 2026 di Kota Surakarta mengirimkan pesan kuat bahwa tantangan bangsa ke depan tidak dapat dihadapi oleh pemerintah semata. Diperlukan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat untuk memastikan Pancasila tetap menjadi ideologi yang hidup dan mampu menjawab perubahan zaman.
Dengan semangat tersebut, Senkom Mitra Polri Kota Surakarta menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta memperkuat nilai-nilai kebangsaan sebagai bagian dari upaya mewujudkan Indonesia yang aman, damai, dan bersatu.(Ghoni/Ac)
Baca Juga,




Post a Comment